Rabu, 06 Mei 2015

Ingin Kaya? 5 Keyakinan Ini Harus Dimiliki

Otak manusia selalu menghindari kesengsaraan dan mencari kenikmatan. Biasanya orang miskin selalu mengatakan, kalau uang merupakan akar dari semua kejahatan. Berbeda dengan pola pikir orang kaya yang sangat percaya, kalau kekurangan uang merupakan akar dari semua kejahatan.
 
Bila segala hal yang dimiliki dihubungkan dengan kesengsaraan, maka kita akan dijauhi oleh uang. Sedangkan kalau segala  hal yang dimiliki dihubungkan dengan kenikmatan, maka kita akan selalu didekati oleh uang. Namun, saat keduanya bersatu otak akan menjadi netral, karena merasa kebingungan.

Sebagai contoh bisa melihat antara magnet dan besi. Keyakinan terpadu menjadi satu, antara kutub negatif dan kutub positif. Saat keduanya disatukan maka dua kutub yang ditemukan pada magnet akan menghilang. Sayangnya faktanya, sebagian besar orang tidak pernah merancang keyakinan dengan sadar sejak dirinya terlahir sampai meninggal dunia. Sehingga memandang uang sebagai akar semua kejahatan. Dalam kondisi ini tanpa sadar, kita tidak ingin kaya sebab tidak ingin jadi orang jahat.

Menurut Tung Desem Waringin yang terkenal dengan buku Marketing Revolution-nya, menegaskan kalau kita harus menyusun ulang keyakinan terhadap uang atau mengenai kekayaan. Kita harus menyadari kalau memiliki banyak uang dan kaya memiliki nilai positif. Apa saja lima keyakinan yang harus ditanamkan, agar bisa membantu setiap individu bisa menjadi orang kaya yang baik hati?

Uang Dapat Menolong Orang Yang Hampir Meninggal Dunia

Ketika Anda memiliki banyak uang, maka dapat membantu banyak orang yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. Termasuk orang yang tengah menderita sakit dan tidak memiliki biaya mencukupi untuk membayar perawatan di Rumah Sakit.

Uang Memang Tidak Dibawa Mati, Tapi Uang Bisa Menjadi Warisan Berguna

Banyak orang mengatakan kalau tidak perlu bekerja keras mengejar kekayaan, karena uang tidak dibawa ke kuburnya. Memang benar, tapi alangkah lebih baik kalau meninggal dunia dengan meninggalkan warisan banyak kepada keturunan dan orang lain, dibandingkan tidak meninggalkan sepeser uang pun atau bahkan meninggalkan banyak tanggungan hutang. Dengan warisan tersebut, setidaknya bisa memberikan bekal untuk anak cucu, agar tidak terjebak pada tindakan kejahatan. Jadi bisa diartikan menyelamatkan nama baik keluarga.

Uang Memang Tidak Dapat Membeli Cinta, Tapi Bisa Membuat Orang Yang Dicintai Lebih Bahagia

Cinta tak bisa terukur dengan uang. Tapi bukan berarti uang tidak penting. Karena sangat terbukti dengan uang melimpah, Anda bisa memberikan kebahagiaan kepada orang-orang yang dicintai dengan lebih baik. Anda bisa memberikan apapun dalam kerangka positif, segala yang diinginkan mereka.

Uang Tidak Bisa Menyelesaikan Masalah, Tapi Masalah Bisa Selesai Dengan Bantuan Uang

Berbagai permasalahan tertentu memang tidak bisa diselesaikan dengan uang. Tapi uang bisa membantu dalam penyelesaikan yang lebih baik dan bertanggung jawab. Sebagai contoh Anda dengan tidak sengaja menabrak orang di jalanan hingga meninggal. Anda bisa memberikan rasa tanggung jawab dengan menyantuni keluarganya, bahkan memberikan pendidikan yang layak setinggi-tingginya.

Uang Membuat Orang Berebut Warisan, Justru Kalau Seseorang Kaya Tidak Perlu Berebut Warisan

Sangat sering terdengar anggota keluarga harus berebut warisan dari orang tuanya, bahkan sampai saling membunuh. Sebenarnya permasalahan tidak terletak pada uang yang diperebutkan. Tapi pada kondisi masing-masing anak yang kekurangan uang. Kalau setiap individu sudah tercukupi kebutuhan uangnya atau tidak bermasalah lagi dengan uang, tidak perlu rebutan warisan. Yang bisa saja jumlahnya tak sebegitu besar.

Setidaknya dengan memperbaiki kembali pola berpikir atau mindset negatif menjadi lebih positif, akan membantu setiap orang untuk meraih kekayaan yang diinginkannya. Jadi kalau ingin kaya? Mulai sekarang buang pikiran negatif mengenai uang dan berjuang mendapatkan kekayaan untuk tujuan positif.